TAUFIK AKBAR HASIBUAN

Guru Alif alif adalah sebutan untuk para guru yang mengajari baca Tulis Alquran. Belajar untuk terus menjadi manusia yang berguna bagi orang lain. Saat ini akti...

Selengkapnya
Navigasi Web
Guru Transformatif
Pembicara di PK ONLINE

Guru Transformatif

Guru Transformatif

Catatan Pendampingan Guru

Tantangan Menulis Hari ke 23

#TantanganGurusiana

Tulisan hari ini masih sambungan yang kemarin, ya... sekedar paket hemat menuntaskan tantangan tahap pertama ini. Yang tersisa 7 judul lagi, Insya Allah tuntas, asal jangan kayak cerita Pak Leck kemarin. Ngirim tulisan sampai 7 kali, ehh taunya tetap dihitung satu. Orang Medan bilang. ABOIII AMANG LOJA NAI.

Hari ini kami ingin bercerita tentang pengalaman mendampingi guru guru kita dipelosok Padang Lawas Sumatera Utara. Guru yang boleh kita katakan "jadul". Melihat latop saja dia sudah meriang, sakit perut, syukur syukur tak ada yang sakit jantung. Bisa lain cerita kalau gitu. Ketika program PKB online ( bukan PKB partai). Di adakan beberapa bulan lalu. Oleh Kantor kementerian Agama Padang Lawas kami di dapuk sebagai Instrukturnya.

Disela sela sosialisasi PK Online saya sempatkan berdiskusi dengan guru guru hebat yang mengabdikan dirinya untuk dunia pendidikan, ditengah keterbatasan mereka sendiri. Satu hal yang membuat saya kagum, meski usia mereka rata rata diatas 50 tahun, namun semangat belajar mereka seperti 17 tahun. Energik begitulah kita katakan, bahkan saya kewalahan melayani berbagai pertanyaan mereka seputar dunia IT dan pendidikan.

Mereka bercerita disekolah masing masing. Apa saja kendala dan tantangan menghadapi serangan guru guru muda, gadget dan layanan online yang membuat mereka kewalahan. Mereka bercerita tentang ragam murid, dalam mapel PAI, kurikulum 2013 yang belum mereka kuasai mulai dari metode, media, sumber dan referensi belajar. Kala itu serasa seperti Pangeran dikelilingi oleh para Bidadari, entah kenapa dari 357 Guru PAI SD, SMP se Padang Lawas 70% adalah kaum hawa

Lalu saya coba tanya, apa metode yang ibu gunakan?

Ceramah! Jawaban simple dari omak omak separuh baya itu.

Media yang ibu ibu gunakan?

Spidol, papan tulis! Jawab mereka lagi hampir serentak, ada lagi yang menambahin, cuma itu yang ada di kelas Pak! dipelosok, memang sangat jarang disediakan proyektor, infocus, apakah karena tidak ada atau karena tidak bisa menggunakannya. Senin kemarin saya menemukan jawabannya, kebetulan diundang untuk menginstalasi komputer disalah satu sekolah, (mungkin paling pelosok di Padang Lawa) guna persiapan Simulasi UNBK nanti. Iseng saya tanya Ibu Kepala Sekolah yang baru beberapa bulan dilantik.

Ibu ndak pake Infocus disini? Saya tanya sambil menginstal crome terbaru di server mereka.

Tidak pak! Jawab ibu itu dengan singkat.

Itu tampilannya lebih besar bu! Ibu ndak capek nulis token lagi, tampilkan aja biar anak anak yang melihat jelas.

Barangnnya ada bu? Saya tanya Ibu kepala.

Ada pak! Sejak bantuan komputer ini masuk 2014 yang lalu pak, setahu saya belum pernah dipake!

Terkejut kami. Kami ulangi lagi pertanyaan yang sama, mungkin saya salah pendengaran, begitu dalam hati kami.

Lagi lagi dijawab oleh ibu tersebut benar pak, tunggu ya pak saya ambil dulu katanya sambil menuju kantor kepala sekolah tempat disimpan beberapa alat sekolah.

Tidak berapa lama, Si Ibu datang dengn membawa kotak kecil, seukuran infocus yang biasa digunakan disekolah sekolah. Asli bukan kawe kawe, sambil menunggu proses instal selesai, kami buka kotak tersebut yang masih perawan, buka kotak langsung. Selesai dirakit proyektor tersebut, saya ajarkan ibu tersebut cara menggunakannya dan memyambungkan kabel VGA. Barulah saya temukan jawaban, bukan karena alat yang tidak ada, SDM yang tidak mampu menyikapi teknologi saat ini.

Barangkali juga, kisahnya akan dilanjutkan pada edisi berikutnya. Hari ini kita cukupkan sampai disini saja.

Sampai jumpa edisi berikutnya

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Inspirasi sekalian sindiran keras buatku dan padang lawas..

06 Feb
Balas

Haaaaa. Si Ibot tau aja pesan yang tersirat.

06 Feb

Ada lagi pandangan yg konyol, " ntar klo dipake bisa rusak".La, itu infocus di beli tuk di pandang pandang dan di elus elus aja kali ya?Hehehe....

06 Feb
Balas

Cerita nya kern dan polos tapi asyik.Barokalloh fik

06 Feb
Balas

Kayak orang rada rada polos gitu ya pak. Heee thanks pak sudah mampir

06 Feb
search