TAUFIK AKBAR HASIBUAN

Guru Alif alif adalah sebutan untuk para guru yang mengajari baca Tulis Alquran. Belajar untuk terus menjadi manusia yang berguna bagi orang lain. Saat ini akti...

Selengkapnya
Navigasi Web
Raih Mimpimu Kawan
Jumat berkah

Raih Mimpimu Kawan

RAIH MIMPIMU KAWAN!!!

Tantangan Menulis Hari Ke 31

#TantanganGurusiana

Sahabatku yang disayangi Allah.

Kita terlahir membawa segudang potensi, potensi untuk menjadi Malaikat, dan juga potensi untuk menjadi Iblis Laknatullah. Segala potensi ini bisa kita raih atau wujudkan sesuai dengan keberanian kita mengasah dan menguatkannya. Perjalanan hidup kitalah yang menentukan, apakah potensi yang kita bawa itu akan berkembang, atau akan tinggal dialam mimpi. Banyak mereka yang memiliki mimpi besar, namun tetap tinggal di tempat tidur karena mereka tidak berani mewujudkannya. Sebaliknya mereka yang berani melawan rasa takut sukses meraih angan dan cita cita karena berani melawan rasa takut mereka sendiri.

Kita bisa merubah arah perjalanan hidup, dengan ikhtiar dan doa. Mewujudkan segala apa yang kita cita citakan, tentunya selama Tuhan memberikan kesempatan. Karena memang kita dibekali potensi untuk menjadi diri kita sendiri, "Sesungguhnya Allah Tidak akan merubah Nasib seseorang, hingga dia sendiri yang berusaha untuk merubahnya" (Alquran). Kalimat ini adalah sebuah pernyataan Tuhan, menunjukkan bahwa Tuhan meskipun memiliki hak Intervensi dalam kehidupan ini, namun tetap memberikan ikhtiar bagi manusia itu sendiri. Sehingga manusia dibekali dengan akal dan nafsu. Meniru pola hidup orang lain, apalagi bertentangan dengan naluri kemanusian kita, adalah satu kemundurun kita, dengan kata lain, kita menafikan potensi yang Allah titipkan pada kita. Plagiat dalam dunia tulis menulis, juga termasuk kotegori menyianyiakan potensi yang telah Tuhan berikan.

Kebiasaan meniru pola hidup orang lain, adalah penafian atas potensi diri kita sendiri. Ada hal yang harus kita contoh dari orang lain, namun tidak semua hal harus kita contoh dari orang lain. Kapan kita akan bisa menjadi pribadi yang unggul, jika dalam alur kehidupan kita selalu mencotoh orang lain. Hura-hura, glamor, sex bebas, Mabuk2an. Prilaku seperti ini bukanlah jati diri kita sebagai muslim, karena ada aturan yang dituntut dalam Islam itu sendiri, yang cenderung merugikan pribadi kita jika hal ini kita lakukan. Menyebar Hoax, saling caci, saling hina, menebar fitnah terlebih, memaksa kehendak. Terlebih ikut bergembira dan merayakanya, disaat orang lain berduka, Apakah kamu suka memakan daging saudaramu yang sudah mati? tentu kamu enggan atau tidak suka akan hal itu.

Sahabatku yang baik hati!

Kita tumbuh berkembang dengan dunia timur yang kental dengan norma, kita terlahir dengan ajaran keislaman yang mendidik kita untuk menjadi rahmat (pembawa pesan kebaikan) bagi seluruh alam. Kita tumbuh dengan sejuta potensi yang telah Tuhan berikan, karena kita ditakdirkan menjadi makhluk terbaik yang diciptakan. Jika anda masih kurang yakin anda adalah yang terbaik, sesekali berjalan jalanlah kekebun binatang, bandingkan dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya, siapa yang terbaik. Sesekali berjalanlah kelorong lorong rumah sakit, bandingkan dengan mereka yang berbaring disana, maka akan lahir rasa syukur terhadap anugerah yang telah Tuhan berikan.

Jadilah petualang yang punya karakter sendiri, menjadi petarung yang tak kenal kompromi pada kebodohan, kerusakan. Raihlah mimpi mimpimu dengan segudang potensi yang telah Tuhan titipkan kepada kita, jangan pernah menjadi orang lain, karena sampai matipun kita tidak akan bisa menjadi mereka. Kita adalah kita yang tercipta dengan tugas dan tanggung jawab masing masing didunia ini.

Jangan merasa puas dengan apa yang telah kita raih hari ini, bisa saja Tuhan ambil lagi esok hari. Jangan terlalu bangga dengan prestasi yang telah kita karena itu belum apa apa. teruslah perbaiki diri menjadi pribadi yang ulet, disiplin dan gemar berbuat kebaikan. Selamat bertarung menuju level hidup selanjutnya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Luar biasa

14 Feb
Balas

Thanks Ibu

14 Feb

Yes...na'am... Nasihat mantul

15 Feb
Balas

Semoga kita saling menasehat dalam kebaikan dan kebenaran

15 Feb

BAAROKALLAAH. Aamiin

14 Feb
Balas
search